Analisa Emiten – LSIP

Halo, Selamat liburan teman-teman investor, disini juga saya mengucapkan selamat kepada indonesia yang telah berhasil mendapatkan investment grade dari S&P, semoga Indeks indonesia sejalan dengan hasil yang ada walaupun terlihat perjumat tanggal 19 mei 2017 kemarin asing melakukan net sell di Indeks IHSG.

terlepas dari itu pada kali ini saya akan membahas mengenai emiten yang saya lihat mempunyai potensi untuk melakukan penguatan.

Analisa saya kali ini jatuh kepada saham LSIP ya PP London Sumatra Indonesia Tbk. Sekilas mengenai LSIP adalah salah satu perusahaan sawit di Indonesia yang terdaftar di bursa efek indonesia dimana LSIP merupakan salah satu anak usaha dari SIMP (Salim Invomas Pratama Tbk.) yang apabila kita telusuri lebih dalam LSIP merupakan satu induk dengan Salim Group, didalamnya ada INDF, ICBP dll.

Perbedaan mendasar antara LSIP dan SIMP yaitu SIMP mempunyai cangkupan usaha yang luas selain sawit SIMP mempunyai pabrik pengolahannya, sedangkan LSIP murni perusahaan sawit dari Group Salim ini.

Lalu, menariknya dimana?

Akan saya jabarkan mengapa LSIP ini menarik untuk di perhatikan. yang pertama akan saya jabarkan dari sisi fundamentalnya.

dapat dilihat dari foto yang saya tampilkan, kita mulai dari melihat EPS (Earning pershare) /pendapatan persahamnya perusahaan LSIP ini. terlihat sejak tahun 2014 – 2016 EPS LSIP mengalami penurunan. ini yang membuat saham ini terjadi penurunan dari harga tertinggi di 2480 menjadi terendah di 910 di tahun 2015 yang ketika itu di 2016 diharapkan membaik karena harga minyak mengalami penurunan tetapi walaupun harga sawit dunia naik LSIP tidak menghasilkan laporan pendapatan yang baik bahkan lebih rendah dari tahun 2015 ini yang membuat LSIP dari harga 1980 terkoreksi kembali hingga ke 1355 dan penulis lihat disini adanya angin segar yang sekarang meniup ke LSIP kembali, dapat di perhatikan perolehan EPS di Q1 LSIP tahun 2017 ini naik menjadi 55 dimana apabila kita bandingkan dari tahun 2014 EPS LSIP tahun 2017 ini meningkat sangat drastis apalagi kalau di proyeksikan dari tahun 2016 sebesar 8x nya. Dengan aplikasi RTI memberikan estimasi EPS LSIP tahun ini di 219 dibanding tahun lalu yang hanya 87 ini menandakan LSIP dapat memperoleh kenaikan laba sekitar 2.5x dari tahun lalu. Menariknya lagi LSIP ini konsisten mencetak untung, so perusahaan ini terbilang cukup baik.

kita pindah ke gambar kedua, disana yang biasa saya perhatikan adalah PER, PBV, DER, ROE.

LSIP berada di Per <10x dimana ini menandakan LSIP termasuk kondisi murah

PBV LSIP berada di angka 1.29x dari harga wajarnya (akan diberikan gambar di bawah ini mengenai PBV)

DER LSIP berada di level 22% dimana ini menandakan hutang LSIP hanya 0.22 kali asetnya, so perusahaan ini terbilang mempunyai hutang yang sangat kecil sehingga pendapatan-pendapatannya tidak terlalu banyak habis untuk membayar beban bunga hutangnya.

ROE LSIP di angka 18.67% merupakan angka yang sangat baik karena merupakan perusahaan yang mencetak laba diatas investasi-investasi lain sehingga perusahaan ini dapat saya bilang sehat.

terlihat dari gambar diatas ini yang saya berikan yaitu perhitungan rata-rata PBV LSIP dalam 3 tahun terakhir dimana LSIP sempat menyentuh level terendahnya di area 930 pada tahun 2015 lalu memantul ke garis tengah yang menunjukan LSIP seharusnya dalam 3 tahun terakhir berada di area rata-rata yaitu PBV 1.59x. nah yang menarik disini PBV LSIP yang sekarang berada di level 1.29x menunjukan LSIP cenderung berada di bawah harga wajarnya dalam rata-rata perhitungan standar deviasi 3 tahun. dimana apabila LSIP berada pada PBV 1.59x bearti harga LSIP seharusnya berada di sekitar harga 1850 dan kalau memang benar LSIP mencetak laba yang lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya bukan tidak mungkin kalau LSIP bisa mencapai di level PBV 1.91 yaitu di sekitar harga 2240.

dimana sekarang ini Harga CPO futures malaysia mulai mengalami penguatan kembali

walau sejak desember CPO price mengalami penurunan cukup dalam, namum dari bulan april kemarin terlihat adanya pembalikan arah dari harga Palm oil malaysia.

selain itu ada juga berita baik ketika Pak Jokowi ke Beijing beberapa minggu lalu.

https://sawitindonesia.com/rubrikasi-majalah/berita-terbaru/presiden-jokowi-indonesia-siap-pasok-cpo-ke-tiongkok/

http://www.agi.it/international/2017/05/17/news/indonesia_italy_promises_support_in_eu_negotiations_on_palm_oil-1782531/ 

dimana 2 berita ini merupakan berita yang masih baru terkait sektor perkebunan sawit di indonesia yang sempat tertekan akibat penurunan daya beli CPO dan bermasalah dalam export ke eropa.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/05/19/165027126/s.p.beri.peringkat.investment.grade.untuk.indonesia

berita investment gradepun seharusnya termasuk hal baik untuk saham LSIP ini dikarenakan saham LSIP masih masuk kedalam jajaran saham LQ45 dimana asing pasti akan mengalokasikan dana-dana besar mereka di saham ini

Untuk di sisi teknikalnya pun LSIP tidak kalah menarik

secara teknikal seperti anda lihat diatas ini, LSIP berhasil menembus resistance trend turunnya dimana seharusnya LSIP menunjukan pola reversal

Penurunan bulan desember hingga 20 mei ini, penulis mengambil data pembelian saham LSIP oleh sekuritas asing, dimana dapat anda lihat sendiri terjadi akumulasi besar-besaran LSIP dan rata-rata sekuritas asing membeli di range harga 1517-1548. Yang apabila diharga sekarang ini pembelian saham LSIP masih tidak kalah dari akumulasi sekuritas asing. dapat kita lihat juga kalau di total total jumlah pembelian saham LSIP ini sebesar 215.1 Miliar (dihitungan untuk nilai >5 M) . sedangkan penjual LSIP sejak desember hanya sebesar 87.4 M.

Terakhir dari saya, informasi apapun yang anda baca disini merupakan analisa sendiri oleh penulis sehingga apabila terdapat perbedaan angka, merupakan pembulatan-pembulatan saja, semua info yang disampaikan merupakan info-info yang diambil oleh sumber-sumber yang menurut penulis dapat di percaya serta fakta yang di berikan. Namun alangkah lebih baik apabila anda menguji kembali agar anda yakin.

 

Info lebih lengkap untuk panduan-panduan sahamnya dapat menghubungi LINE official account investor muda di @investormuda atau bisa langsung menghubungi saya via line “chrisapriliony”

Terima kasih.

Sumber-sumber yang digunakan dalam menampilkan gambar di artikel ini:

Ipot Ultima, investing.com, Idx.co.id , RTI Bussiness, Chartnexus, Stockbit.com

Disclaimer: artikel ini bersifat sebagai informasi, bukan sebagai perintah atau larangan untuk beli dan jual. Risiko dan keuntungan dalam berinvestasi menjadi tanggung jawab dari pelaku pasar.

0 Comments

Leave a reply

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2017 Investor Muda. This site provided by Kerosky - PT. Pelopor Ide Kreatif

Terms & Condition | Privacy

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account