Panduan Singkat dan Penjelasan Menabung Saham

yuk-nabung-saham

Belakangan ini sedang ramai kampanye “Yuk Nabung Saham” yang sering diputar di salah satu media iklan radio. “Yuk Nabung Saham” merupakan kampanye yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Semenjak kampanye ini berjalan banyak orang di sekitar saya yang mencari tahu, tetapi banyak juga yang salah persepsi. Jadi disini saya ingin mencoba menjelaskan secara sederhana mengenai saham dan bagaimana cara menabungnya.

1. SAHAM

Sebelum saya menjelaskan cara memulai nabung, saya akan menjelaskan apa itu saham. “Mengapa ada saham???” sederhananya latar belakang muncul saham ini yaitu ketika suatu perusahaan yang sudah berjalan biasanya dimiliki oleh perseorangan atau keluarga, nah ketika perusahaan itu ingin melakukan ekspansi (memperluas/memperbesar/menambah produksi dll), pasti memerlukan modal. Perusahaan ini kemudian memberikan kesempatan kepada orang-orang yang ingin menanamkan modal kedalam perusahaannya dengan tujuan seperti yang telah di sebutkan tadi sehingga kita juga bisa ambil bagian dalam membantu perusahaan itu untuk berkembang. Dimana nantinya akan ada 2 keuntungan bagi pemegang saham yaitu:

  1. Deviden yaitu pembagian keuntungan dari perusahaan dalam 1 tahun yang akan di bagi kepada pemegang-pemegang sahamnya sesuai dengan porsinya
  2. Selisih antara harga ketika anda beli dengan harga sekarang. Poin ini yang kebanyakan di nikmati oleh para investor dimana perusahaan yang di modalkan mencatatkan hasil kerja yang baik sehingga harga sahamnya terus naik. (anda bisa melihat track record saham-saham terbaik melalui (http://www.investing.com/equities/astra-intl-tbk-chart) tinggal anda ganti-ganti saja saham-sahamnya. Beberapa contoh perusahaan yang punya track record harga saham yang bagus seperti Bank BRI, Unilever, perhatikan peningkatan harga nya.

Dari dulu apabila ada yang bertanya apa kegiatan saya sekarang. Saya biasanya menjawab “oh, hanya sebagai trader saham aja” lalu teman-teman banyak yang beranggapan (1)“wah, itu kan yang subuh-subuh itu kan” atau (2)“wah, udah kaya nih main saham” atau (3)“itu sama aja kayak judi, hati-hati uang mu bisa hilang”. Pemikiran dan perkataan yang barusan anda baca itu sama sekali salah. yang terkenal akan resiko dan harus mantau subuh-subuh itu bukanlah saham Indonesia tapi biasanya forex atau komodity atau hal-hal lain yang hubungannya dengan dollar dan negara luar (perputaran 24 jam).

Mengenai saham Indonesia saya akan membahas satu per satu.

  • Saham indonesia, tentunya menggunakan mata uang Rupiah, waktu berlangsungnya transaksi pun hari Senin-Jumat antara jam 09.00 WIB – 16.00 WIB. Dengan istirahat jam 12.oo-13.30 (Senin-Kamis) dan jam 11.30-14.00 (Jumat). Jadi, yang namanya nabung saham Indonesia tidak akan bisa membuat anda melek hingga subuh.
  • Nabung di saham Indonesia itu tidak mahal, modal Rp 5.000 aja sudah bisa beli kok. Untuk membuka akun saham mungkin ada yang mematok harga 5juta ke atas. Tetapi di beberapa tempat juga masih ada yang mematok harga Rp 200.000 sudah bisa membuka rekening saham kok (lebih jelasnya bisa hubungi saya).
  • Saham Indonesia juga tergolong aman karena langsung di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perusahaan dan sekuritas yang terdaftar akan di awasi oleh lembaga OJK ini sehingga tidak bisa macam-macam.
  • Maksimal penurunan harga saham juga ada batasnya (pada saat postingan ini ditulis aturannya dalam 1 hari, sebuah perusahaan maksimal diperbolehkan turun harga sahamnya sebesar 10%). Yang artinya apabila Anda menabung di perusahaan X misalnya dengan harga 100 Rupiah/lembar maka dalam 1 hari maksimal hanya akan turun sebesar 10% yaitu di harga 90 Rupiah / lembar sehingga tergolong aman.
  • 1 hal yang terpenting yang banyak menjadi pemikiran orang-orang yaitu saham itu harus terus dilihat. Dalam konteks ini, karena tujuannya adalah untuk menabung (jangka panjang) jadi cukup dibuka sesekali untuk memantau posisi harga saham yang dimiliki. Tidak perlu sampai harus melihat pergerakan detail secara menit ataupun jam. Semakin lama investasi anda maka resiko anda untuk mengalami kerugian juga semakin kecil (jika saham yang dimiliki adalah saham perusahaan-perusahaan yang memilikii laporan keuangan dan track record yang baik)

Nah dari penjelasan saya di atas, saham Indonesia itu tidak menakutkan bukan? Anda juga jadi lebih mengetahui informasi seputar perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa karena apabila anda memegang saham salah satu perusahaannya, setiap tahun Anda akan diundang kedalam rapat umum pemegang sahamnya. Di sana nanti Anda akan melihat pola pikir sebagai pemilik suatu perusahaan. Walaupun anda hanya memegang 1 lot saham juga bakal tetap di undang kok.

Selanjutnya saya akan menjelaskan mengapa saya bilang saham itu murah.

Perhatikan di kolom “Baru” yang saya kotak merah, Lot Size 100 menandakan dalam 1 Lot itu = 100 lembar saham yang akan anda beli. Misalnya perusahaan sekelas HM Sampoerna harga sahamnya sekarang sebesar Rp 4.000 minimal pembelian adalah 1 lot, sehingga anda membutuhkan uang sebesar 4.000 x 100 = 400.000 untuk membeli 1 lot saham HMSP. Bahkan saham perusahaan terkenal seperti Agung Podomoro harga sahamnya perlembar sebesar Rp 278 / lembar sehingga untuk memiliki saham Podomoro anda memerlukan uang sebesar 278 x 100 = 27.800 Rupiah dan masih banyak saham-saham dengan harga yang bervariasi dari harga murah ke mahal.

2. MENABUNG

Buat teman-teman yang ingin menabung, anda cukup mencari sekuritas-sekuritas yang ada di daerah Anda masing-masing. Yang harus diperhatikan dalam mencari sekuritas yaitu pastikan sekuritas yang Anda cari itu adalah sekuritas yang terdaftar secara resmi, bisa cek di:

http://www.idx.co.id/id-id/beranda/anggotabursaamppartisipan/anggotabursadikotaanda.aspx

Nah, setelah sekuritas yang Anda cari terdaftar, perhatikan Fee jual belinya. Fee jual beli ini adalah potong dari sekuritas-sekuritas yang ada terhadap transaksi yang anda lakukan. Fee ini beragam setahu saya di kisaran 0,35-0,5% total jual beli. Saya akan jelaskan mengenai fee ini. Fee jual beli biasanya dipisah, misalnya Fee Beli 0,25% Fee jual 0,25% jadi total 0,5%.

Nah misalnya anda mempunyai uang 1.000.000 (1 juta) dan anda ingin menggunakan uang ini untuk membeli saham suatu perusahaan maka dari 1.000.000 ini akan di potong sebesar 0,25% atau sebesar 2.500 rupiah ini akan di potong sebagai Fee kepada sekuritas. Yang lebih menariknya disini ketika Anda melakukan transaksi jual beli fee tersebut sudah ada pajaknya sehingga anda tidak perlu membayar pajak lagi, hanya cukup melaporkan nanti di SPT anda .

Ketika Fee sudah sesuai dengan keinginan dan pelayanan yang di berikan, selanjutnya anda cari tahu dulu aplikasi tradingnya seperti apa. Biasanya setiap sekuritas mempunyai Account Trial yang dapat Anda coba dan aplikasi yang digunakan juga berbeda-beda setiap sekuritas (di sini saya tidak akan menyebutkan nama-nama sekuritasnya dahulu) untuk melihat-lihat seperti apa aplikasinya disana juga Anda bisa bertanya-tanya dulu kepada sales di sekuritasnya. Jadi jangan buru-buru untuk membuka rekening sahamnya. Tanyakan juga untuk penarikannya bisa di transfer ke rekening apa saja jangan sampai miss komunikasi yaaa..

Sudah cocok fee sekuritasnya, sudah paham aplikasinya, sekarang tinggal membuat rekening sahamnya. membuka rekening saham tidak jauh berbeda dengan membuka rekening Bank. Anda akan mengisi formulir data nasabah, disertai dengan KTP, KK, dan  NPWP untuk yang sudah punya.

Proses pembuatan rekening saham biasanya memakan waktu sekitar 10 hari kerja, Dan Voilaaaa…. Rekening saham anda sudah jadi.

Nb: Pembahasan diatas murni dari pengalaman pribadi penulis dan tulisan yang disajikan tidak ada copas dari tempat lain, untuk pertanyaan-pertanyaan lain dapat di tanyakan di kolom comment di bawah ya.😀

Happy Trading, Happy Investing, Keep Learning 😊

0 Comments

Leave a reply

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2017 Investor Muda. This site provided by Kerosky - PT. Pelopor Ide Kreatif

Terms & Condition | Privacy

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account